visi misi dan tujuan

VISI FEB Universitas Winaya Mukti (Unwim):


“Pada Tahun 2042 Menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang unggul di tingkat nasional dan internasional dalam bidang manajemen dan akuntansi yang berorientasi pada aktivitas ekonomi dan bisnis berbasis muatan lokal dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni”.

Mekanisme  penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran di tingkat unit pengelola program studi yaitu FEB Unwim dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan akademik serta mencermati kebutuhan kompetensi lulusan yang diharapkan. Mekanisme penyusunan visi, misi, tujuan dan sasaran FEB Unwim dilakukan melalui tahapan sebagai berikut.

  1. Pembentukan tim penyusun yang diketuai oleh Dekan FEB dengan melibatkan Wakil Dekan, Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi, stakeholder, dosen serta tenaga kependidikan.
  2. Tim penyusun melakukan rapat kerja untuk merancang draft visi, misi, tujuan dan sasaran FEB Unwim dengan melakukan analisis kondisi objektif secara internal dan eksternal. Analisis kondisi objektif ini dilakukan oleh seluruh anggota tim terhadap berbagai aspek yang terkait dengan penyelenggaraan FEB Unwim. Hasil analisis yang menggambarkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman program studi untuk selanjutnya dijadikan acuan dalam perumusan visi, misi, tujuan dan sasaran FEB Unwim.
  3.  Melakukan kajian tentang visi, misi, tujuan dan sasaran FEB Unwim dengan meminta masukan dari berbagai pihak seperti dosen, tenaga kependidikan, perwakilan mahasiswa, alumni dan pengguna lulusan seperti  Pemerintah Daerah Jawa Barat.
  4. Mengundang beberapa tenaga ahli/guru besar dari mitra kerja Unwim seperti Universitas Padjajaran Bandung guna mendapatkan masukan serta usulan yang dilakukan dalam rapat kerja.
  5.  Masukan dari berbagai pihak tersebut dikaji secara mendalam oleh Tim Penyusun kemudian dibuat rancangan (draf) tentang visi, misi, tujuan dan sasaran FEB Unwim.
  6.  Setelah itu, draft visi, misi, tujuan dan sasaran FEB Unwim disosialisasikan terlebih kepada sivitas akademika dan tenaga kependidikan untuk mendapatkan masukan terakhir.
  7. Tim menyerahkan visi, misi, tujuan dan sasaran FEB Unwim kepada Dekan FEB Unwim untuk diteruskan kepada Rektor Unwim.
  8. Langkah berikutnya adalah penerbitan Surat Keputusan (SK) Rektor tentang Penetapan dan Pengesahan Visi, Misi dan Tujuan FEB Unwim berdasarkan persetujuan senat akademik dan yayasan.
  9. Langkah terakhir adalah sosialisasi visi, misi, tujuan, dan sasaran FEB Unwim kepada semua sivitas akademika dan tenaga kependidikan serta pengguna di antaranya melalui http://ekonomi.unwim.ac.id

Prosedur penyusunan visi, misi, tujuan, dan sassaran FEB Unwim dapat dilihat melalui bagan alur di bawah ini:

 

MISI


  1. Menyelenggarakan program pendidikan dan pengajaran secara profesional bidang manajemen dan akuntansi yang berorientasi pada aktivitas ekonomi dan bisnis.
  2. Melaksanakan penelitian terapan yang menunjang pengembangan ilmu manajemen dan akuntansi yang berorientasi pada aktivitas ekonomi dan bisnis.
  3. Mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara edukatif, konsisten dan terprogram dengan menekankan telaah dan kajian bidang manajemen dan akuntansi yang berorientasi pada aktivitas ekonomi dan bisnis.
  4. Mengembangkan kurikulum berbasis link & match untuk mengantisipasi kebutuhan lapangan kerja dan kewirausahaan dalam bidang manajemen dan akuntansi yang berorientasi pada aktivitas ekonomi dan bisnis.
  5. Mengembangkan infrastruktur untuk mendukung proses pembelajaran yang bermutu.
  6. Mengembangkan kualitas SDM (dosen dan tenaga kependidikan) secara profesional.
  7. Menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam upaya mengembangkan institusi dan sumber daya manusia (lulusan) yang profesional,berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam bidang manajemen dan akuntansi yang berorientasi pada aktivitas ekonomi dan bisnis.

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan manajerial dalam mengelola usaha dan memiki karakter entreprenuership.
  2. Dihasilkannya penelitian di bidang manajemen dan akuntansi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pengguna.
  3. Terlaksananya pengabdian masyarakat dalam rangka memberikan sumbangan dalam bentuk pemikiran, pemecahan masalah di bidang manajemen dan akuntansi.
  4. Tersedianya sumberdaya manusia yang profesional, baik dosen maupun karyawan untuk memberikan pelayanan yang prima.
  5. Tersedianya sarana dan prasarana pembelajaran yang berkualitas untuk mendukung proses pembelajaran.
  6. Terjalinnya kemitraan antara pihak-pihak terkait dalam rangka meningkatkan kualitas ilmu manajemen dan akuntansi serta penerapannya.